• header
  • banner ppdb
  • PENERIMAAN SISWA

Selamat Datang di Website SD Islam Terpadu Al-Misbah | Terima Kasih Kunjungannya.

Pencarian

Login Member

Username:
Password :

Kontak Kami


SD Islam Terpadu Al-Misbah

NPSN : 20504219

Dusun Sedamar Ds.Talun Kidul Kec.Sumobito Kab.Jombang 61483


info@sditalmishbah.sch.id

TLP : (0321) 490843


          

Banner

Jajak Pendapat

No Poles setup.

Statistik


Total Hits : 87374
Pengunjung : 45935
Hari ini : 22
Hits hari ini : 167
Member Online : 0
IP : 54.208.73.179
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

134 SD di Jombang Tak Punya Guru Agama




JOMBANG – Sebanyak 134 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, tidak memiliki guru tetap untuk mata pelajaran agama. Kekurangan terjadi lantaran guru agama pesiun hampir secara bersamaaan. Sampai saat ini di Jombang hanya tersisa 420 guru agama.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Jombang Priadi mengatakan, Kabupaten Jombang memiliki 554 SD. Dari jumlah itu, 134 di antaranya tidak memiliki guru agama.

"Kita punya 420 guru agama se-Kabupaten Jombang, dan kekurangan 134 guru agama. Solusinya, ada guru agama yang mengajar di dua sekolah," ungkap Priadi, Kamis (14/1/2016).

Ia menyebut pihak Disdik Jombang sudah mengambil inisiatif untuk mengatasi masalah kekurangan guru agama. Salah satunya, ada guru agama yang mengajar dua sekolah. Misalnya di sekolah induk mengajr 18 jam, maka di sekolah yang satunya mengajar enam jam mata pelajaran.

Guru agama di Jombang, tutur Priadi, diangkat pertama kali sekira 1970-an, sehingga pada 2015 banyak yang pensiun. Priadi mengatakan, Disdik Jombang telah mengadukan persoalan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), namun belum ada tanggapan.

"Pada 2013, kami sudah mengajukan ke Menpan-RB terkait analisis guru di Kabupaten Jombang, baik SD, SMP, maupun SMK. Termasuk soal kekurangan guru agama itu. Tapi, sampai saat ini belum ada tanggapan," ucapnya.

Di samping masalah kekurangan guru, Priadi juga sempat terkejut melihat sejumlah pemberitaan terkait tidak ada guru agama di SDN Sengon II Jombang. Menurut dia, kondisi ini seharusnya tidak terjadi jika kepala sekolah melaporkannya.

"Kami terkejut mendengar itu. Karena hampir tidak pernah terjadi. Selama ini tidak pernah ada laporan masuk ke kami, baik dari pengawas atau UPTD kecamatan setempat. Jika ada laporan segera kami ambil tindakkan," jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya segera mengambil langkah untuk solusi guru agama di sekolah tersebut. "Insya Allah, Senin sudah ada guru agama yang mengajar di sekolah terkait," tambahnya.

Priadi menegaskan, guru agama ini harus benar-benar memiliki latar belakang pendidikan agama, dan tidak bisa digantikan oleh guru lain. Begitu juga, terang dia, guru pendidikan olahraga harus berkualifikasi khusus. (ira)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas